1. Apa itu slippage?
Slippage mengacu pada perbedaan antara harga eksekusi yang diharapkan dari suatu pesanan dan harga sebenarnya di mana pesanan tersebut dieksekusi. Hal ini biasanya terjadi selama periode volatilitas pasar yang tinggi atau ketika likuiditas tidak mencukupi.
Secara umum, slippage lebih mungkin terjadi ketika menempatkan pesanan pasar dalam kondisi yang volatil. Hal ini juga dapat terjadi ketika pesanan besar dieksekusi di pasar dengan kedalaman terbatas, menyebabkan eksekusi pada beberapa tingkat harga.
Contoh:
Saat Anda menempatkan pesanan beli pada harga $100,10. Di pasar yang bergerak cepat atau ketika likuiditas tidak mencukupi pada tingkat harga tersebut, pesanan mungkin malah dieksekusi pada harga $100,20. Selisih $0,10 dianggap sebagai slippage.
Untuk pesanan beli:
-
Jika harga eksekusi lebih tinggi dari harga yang diharapkan, ini disebut slippage negatif (biaya perdagangan lebih tinggi).
-
Jika harga eksekusi lebih rendah dari harga yang diharapkan, ini disebut slippage positif (biaya perdagangan lebih rendah).
Untuk pesanan jual, berlaku kebalikannya.
2. Apa yang menyebabkan slippage di pasar kripto?
(1) Likuiditas tidak mencukupi
Ketika kedalaman pasar terbatas, pesanan pasar besar mungkin tidak terpenuhi pada satu tingkat harga. Sebaliknya, pesanan tersebut dieksekusi di beberapa tingkat harga, sehingga menghasilkan harga eksekusi rata-rata yang berbeda dari harga yang diharapkan.
Contoh:
Jika pengguna bermaksud membeli 100 BTC dengan harga 70.000 USDT, pesanan dapat diproses sebagai berikut:
-
40 BTC seharga 70.000 USDT
-
30 BTC seharga 70.001 USDT
-
30 BTC seharga 70.002 USDT
Harga eksekusi rata-rata akhir adalah 70.000,9 USDT, menghasilkan selisih harga (slippage) sebesar 0,9 USDT.
Catatan: Ukuran pesanan yang lebih besar dan likuiditas pasar yang lebih rendah umumnya menyebabkan selisih harga yang lebih besar.
(2) Volatilitas pasar
Karena volatilitas pasar mata uang kripto yang tinggi, harga dapat berubah antara waktu pesanan ditempatkan dan waktu eksekusinya, sehingga mengakibatkan slippage.
Contoh:
Pada saat pemesanan dilakukan, buku pesanan menunjukkan:
Harga bid/ask BTC = 69.990,5 / 70.000 USDT
Selama eksekusi, harga dapat berubah dengan cepat karena pergerakan pasar atau transaksi besar:
70.000,5 / 70.001 USDT
Pesanan akhirnya terpenuhi pada 70.001 USDT, meningkatkan biaya sebesar 1 USDT per BTC, dengan total selisih harga sebesar 100 USDT.
Note: The higher the volatility or the longer the execution delay, the greater the slippage risk.
3. Cara mengurangi slippage
(1) Gunakan fitur harga terjamin
Jika Anda ingin menghindari slippage, Anda dapat mengaktifkan Guaranteed Take Profit (GTP) / Guaranteed Stop Loss (GSL) saat menetapkan order TP/SL.
Fitur-fitur ini memastikan bahwa order dieksekusi pada harga yang ditentukan, sesuai dengan aturan platform.
(2) Gunakan order limit
Tidak seperti order pasar, yang dieksekusi pada harga terbaik yang tersedia, order limit memungkinkan Anda untuk menetapkan harga eksekusi tertentu, membantu Anda mengendalikan biaya perdagangan dengan lebih baik.
Namun, order limit tidak dijamin akan terpenuhi. Dalam kondisi likuiditas rendah, order limit mungkin sebagian terpenuhi atau tetap tidak terpenuhi.
(3) Membagi pesanan besar
Pesanan besar membutuhkan likuiditas lebih tinggi dan seringkali membutuhkan waktu lebih lama untuk dieksekusi, sehingga lebih rentan terhadap slippage.
Untuk mengurangi slippage, pertimbangkan untuk membagi pesanan besar menjadi beberapa batch yang lebih kecil untuk meminimalkan dampak pasar.
Disclaimer
Konten ini hanya untuk referensi dan tujuan pendidikan dan bukan merupakan nasihat investasi, perdagangan, atau hukum, juga bukan merupakan penawaran atau ajakan untuk membeli atau menjual

