1. Margin dan margin awal
Margin adalah jaminan yang dibutuhkan untuk mendukung suatu posisi. Dengan menggunakan margin, trader dapat memperoleh eksposur terhadap ukuran posisi yang lebih besar tanpa membayar nilai nominal penuh di muka, sehingga meningkatkan efisiensi modal. Margin awal adalah jumlah minimum yang dibutuhkan untuk membuka posisi. Jumlah ini ditentukan oleh leverage yang dipilih—untuk ukuran posisi yang sama, leverage yang lebih tinggi menghasilkan persyaratan margin awal yang lebih rendah.
-
Mode margin terisolasi: Margin dialokasikan per posisi dan dikelola secara independen.
-
Mode margin silang: Semua dana yang tersedia di akun derivatif dibagi di antara posisi sebagai margin.
Pengguna dapat menambahkan atau menghapus margin secara manual untuk posisi individual atau untuk seluruh akun, tetapi margin tidak boleh kurang dari margin awal yang dibutuhkan.
Â
2. Perhitungan margin awal
Mode margin silang
Dalam mode margin silang, margin awal yang dibutuhkan berfluktuasi sesuai dengan pergerakan harga pasar.
Untuk kontrak USDT-M: Margin Awal = Harga Masuk × Kuantitas Kontrak / Leverage
Nilai Posisi = Jumlah Kontrak × Harga Pasar
Mode margin terisolasi
Dalam mode margin terisolasi, margin awal ditetapkan saat posisi dibuka.
Untuk kontrak USDT-M: Margin Awal = Nilai Posisi Masuk / Leverage
Nilai Posisi Masuk = Jumlah Kontrak × Harga Masuk Rata-rata
3. Memahami margin dan leverage
Leverage memungkinkan trader untuk membuka posisi yang lebih besar dengan modal yang lebih kecil. Meskipun dapat memperbesar keuntungan, leverage juga meningkatkan potensi kerugian.
Dalam mode cross margin: Margin Awal = Nilai Posisi / Leverage
Â
Contoh:
Misalkan harga BTC adalah 10.000 USDT. Seorang trader membuka posisi beli (long position) setara dengan 1 BTC menggunakan leverage 20x.
-
Ukuran Kontrak = 0,0001 BTC
-
Jumlah Kontrak = 1 ÷ 0,0001 = 10.000
-
Margin Awal = 0,0001 × 10.000 × 10.000 ÷ 20 = 500 USDT
Â
4. Keuntungan pesanan berjangka:
Saat menempatkan order terbuka, jika harga order menyimpang dari harga pasar, sistem akan menghitung keuntungan order saat eksekusi. Untuk meningkatkan manajemen risiko, potensi keuntungan ini akan dimasukkan dalam margin yang dibutuhkan untuk membuka posisi, dan oleh karena itu tidak dapat digunakan sebagai margin yang tersedia.
Keuntungan order beli: Jumlah order × (Harga pasar – Harga order)
Keuntungan order jual: Jumlah order × (Harga order – Harga pasar)
Â
5. Pertanyaan yang Sering Diajukan
5.1 Bagaimana cara saya memeriksa margin awal yang dibutuhkan?
Sistem akan secara otomatis menghitung dan menampilkan margin awal yang dibutuhkan saat Anda melakukan pemesanan. Anda juga dapat memperkirakannya menggunakan kalkulator kontrak.
5.2 Apa perbedaan antara margin awal dan margin posisi?
Margin awal: Margin minimum yang dibutuhkan untuk membuka posisi.
Margin posisi: Margin aktual yang dialokasikan untuk suatu posisi, yang berfluktuasi sesuai dengan kondisi pasar.
Â
5.3 Apa yang terjadi jika margin saya tidak mencukupi?
Jika margin Anda turun di bawah level yang dipersyaratkan, sistem dapat memicu likuidasi untuk mengelola risiko. Harap pantau rasio margin Anda dengan cermat.
5.4 Bisakah saya menambahkan margin setelah membuka posisi?
Ya. Anda dapat menambahkan margin untuk mengurangi risiko likuidasi dan mengelola posisi Anda dengan lebih baik.
5.5 Bagaimana pengaruh leverage terhadap margin?
Penggunaan leverage yang lebih tinggi mengurangi margin awal yang dibutuhkan tetapi meningkatkan risiko secara keseluruhan. Harap pilih tingkat leverage Anda dengan hati-hati.
Â
Disclaimer
Artikel ini hanya untuk referensi. Harga aset digital bersifat fluktuatif. Toobit tidak memberikan nasihat investasi. Anda sepenuhnya bertanggung jawab untuk menilai apakah perdagangan atau kepemilikan aset digital sesuai untuk Anda mengingat situasi keuangan Anda. Untuk nasihat profesional, silakan berkonsultasi dengan penasihat hukum, pajak, atau keuangan Anda dan pastikan kepatuhan terhadap hukum setempat.

