Leverage merupakan salah satu daya tarik terbesar dalam perdagangan futures. Leverage memungkinkan trader mengambil posisi pasar yang lebih besar tanpa harus menyediakan nilai penuh posisi tersebut di awal, sehingga penggunaan modal trading menjadi lebih fleksibel.
Di Toobit, futures kripto yang memenuhi syarat dapat menawarkan leverage hingga 200x, sementara emas dapat menawarkan leverage hingga 500x. Leverage yang tersedia dapat berbeda-beda tergantung pada produk, pasangan trading, ukuran posisi, mode margin, kondisi likuiditas, dan kontrol risiko yang berlaku. Karena itu, trader sebaiknya memeriksa halaman trading secara langsung untuk melihat leverage yang tersedia saat ini.
Batas maksimum tersebut mungkin menarik perhatian, tetapi angka itu sendiri hanya menunjukkan seberapa besar eksposur yang tersedia. Yang lebih penting adalah bagaimana leverage memengaruhi margin, risiko likuidasi, dan respons posisi terhadap pergerakan pasar.
Apa yang berubah ketika leverage meningkat
Gagasan dasar di balik leverage cukup sederhana. Alih-alih membayar nilai penuh posisi futures di awal, trader menyediakan margin dan menggunakan leverage untuk meningkatkan eksposur pasar.
Meningkatkan leverage tidak mengubah arah trading. Posisi long tetap mendapatkan keuntungan ketika pasar naik, sedangkan posisi short mendapatkan keuntungan ketika pasar turun. Yang berubah adalah seberapa kuat pergerakan harga tersebut memengaruhi posisi dibandingkan dengan margin yang disediakan.
Inilah alasan leverage dapat meningkatkan efisiensi modal sekaligus mengubah cara posisi perlu dikelola. Semakin besar eksposur dibandingkan margin, semakin penting pengaturan ukuran posisi dan manajemen risiko.
Mengapa trader menggunakan leverage
Efisiensi modal merupakan salah satu alasan utama trader menggunakan leverage. Alih-alih mengalokasikan modal dalam jumlah besar untuk satu posisi, trader dapat menggunakan margin yang lebih kecil sambil mempertahankan lebih banyak dana untuk setup atau strategi lainnya.
Fleksibilitas ini dapat berguna untuk trading jangka pendek, hedging, atau mengambil posisi di sekitar level teknikal tertentu. Futures juga memungkinkan trader mengambil posisi long dan short, sehingga trader dapat mengekspresikan pandangan pasar ke arah mana pun tanpa harus memiliki aset dasarnya terlebih dahulu.
Ketika likuidasi semakin dekat
Seiring meningkatnya leverage, harga likuidasi umumnya bergerak semakin dekat dengan harga entry. Artinya, pergerakan pasar yang berlawanan dalam skala lebih kecil mungkin sudah cukup untuk membuat posisi dengan leverage tinggi berada di bawah tekanan likuidasi.
Hal itu penting karena pasar kripto jarang bergerak dalam garis lurus. Wick tiba-tiba, pembalikan sementara, atau periode singkat volatilitas yang meningkat dapat menggerakkan harga secara tajam melawan posisi, meskipun pasar yang lebih luas kemudian terus bergerak sesuai arah yang diharapkan.
Membandingkan harga likuidasi dengan volatilitas yang diharapkan dan level yang benar-benar akan membatalkan setup dapat membantu trader menilai apakah suatu posisi memiliki ruang yang cukup untuk berkembang.
Mode margin mengubah gambaran risiko
Leverage bukan satu-satunya pengaturan yang menentukan bagaimana suatu posisi berinteraksi dengan saldo akun Anda. Mode margin juga memengaruhi dana mana yang dapat digunakan untuk mendukung posisi jika pasar bergerak melawannya.
Dengan isolated margin, margin yang dialokasikan untuk posisi tertentu dipisahkan dari sisa saldo yang tersedia. Hal ini dapat membantu membatasi jumlah modal yang terpapar pada posisi tersebut.
Dengan cross margin, dana akun yang tersedia dapat digunakan untuk mendukung posisi terbuka. Ini dapat memberikan lebih banyak ruang sebelum likuidasi, tetapi juga dapat membuat lebih banyak saldo akun terekspos jika kerugian terus bertambah.
Tidak ada pendekatan yang secara otomatis lebih baik untuk setiap perdagangan. Yang penting adalah memahami berapa banyak modal yang mendukung posisi dan bagaimana hal itu sesuai dengan rencana risiko secara keseluruhan.
Memahami leverage 200x dalam perspektif
Dampak leverage menjadi lebih mudah dipahami ketika angkanya ditempatkan berdampingan.
Bayangkan seorang trader menggunakan margin 1.000 USDT dengan leverage 10x. Posisi tersebut mengendalikan eksposur pasar sekitar 10.000 USDT, sehingga pergerakan harga sebesar 2% merepresentasikan sekitar 200 USDT dalam keuntungan atau kerugian sebelum biaya dan ongkos perdagangan lainnya.
Dengan 1.000 USDT yang sama pada leverage 100x, eksposur meningkat menjadi sekitar 100.000 USDT. Pergerakan pasar sebesar 1% akan merepresentasikan sekitar 1.000 USDT dalam keuntungan atau kerugian sebelum biaya.
Jumlah margin tidak berubah, tetapi eksposur pasar berubah. Inilah yang membuat leverage menjadi bagian penting dalam perencanaan posisi, bukan sekadar cara untuk meningkatkan ukuran posisi.
Emas membawa leverage lebih jauh
Emas memberikan trader eksposur ke pasar yang dipengaruhi oleh serangkaian faktor yang berbeda. Ekspektasi suku bunga, data inflasi, pergerakan dolar AS, perkembangan geopolitik, dan perubahan sentimen risiko global semuanya dapat memengaruhi harga emas.
Di Toobit, leverage emas dapat mencapai hingga 500x, sehingga trader dapat mengambil eksposur pasar yang signifikan dengan margin yang relatif kecil. Hal ini membuat peristiwa makroekonomi sangat penting untuk dipantau saat mengelola posisi emas berleverage.
Rilis ekonomi penting, keputusan bank sentral, atau berita utama geopolitik dapat menyebabkan harga emas bergerak dengan cepat. Oleh karena itu, memahami kapan peristiwa-peristiwa ini berlangsung bisa sama pentingnya dengan menganalisis grafik itu sendiri.
Menemukan keseimbangan yang tepat
Leverage maksimum sebaiknya dipandang sebagai batas yang tersedia, bukan sebagai target. Tersedianya leverage 200x atau 500x bukan berarti setiap strategi akan mendapat manfaat dari penggunaannya.
Gaya trading yang berbeda memerlukan ruang yang berbeda pula. Scalper yang menahan posisi selama beberapa menit mungkin menggunakan leverage dengan cara yang berbeda dari swing trader yang memperkirakan akan tetap berada di pasar saat terjadi pergerakan harga yang lebih besar selama beberapa hari.
Pendekatan yang lebih terukur dimulai dari jumlah modal yang siap dipertaruhkan oleh trader. Ukuran posisi, jarak stop, volatilitas yang diharapkan, dan harga likuidasi kemudian dapat membantu menentukan besarnya leverage yang sesuai untuk setup tersebut.
Biaya dan likuiditas tetap berperan
Leverage mungkin menentukan eksposur pasar, tetapi pergerakan harga bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi hasil akhir. Biaya trading dan pembayaran pendanaan dapat mengurangi imbal hasil, terutama bagi trader aktif atau posisi yang ditahan selama beberapa periode pendanaan.
Likuiditas juga memengaruhi seberapa efisien posisi dapat dibuka dan ditutup. Pasar dengan buku pesanan yang lebih dalam dan spread yang lebih ketat dapat mendukung eksekusi yang lebih presisi, sementara pasar yang lebih tipis dapat mengalami slippage yang lebih besar ketika pesanan besar menghabiskan likuiditas yang tersedia.
Faktor-faktor ini mudah terabaikan ketika fokus sepenuhnya tertuju pada leverage. Memperhitungkan kondisi eksekusi dan biaya trading memberikan gambaran yang lebih lengkap kepada trader mengenai kinerja posisi dalam praktiknya.
Menjaga emosi agar tidak memengaruhi pengaturan leverage
Leverage tinggi dapat memengaruhi lebih dari sekadar angka di balik sebuah trading. Perubahan yang lebih besar pada profit dan kerugian yang belum terealisasi dapat menyulitkan trader untuk tetap mengikuti rencana awal, terutama ketika pasar bergerak cepat.
Tekanan tersebut dapat mendorong trader menutup posisi yang menguntungkan terlalu dini, memindahkan stop setelah pasar bergerak berlawanan, atau menambah posisi yang merugi dalam upaya memulihkan kerugian. Menentukan titik masuk, level invalidasi, target, dan kerugian yang dapat diterima sebelum membuka posisi dapat membantu memastikan keputusan-keputusan tersebut tetap berpedoman pada strategi.
Membuat jurnal trading juga dapat memberikan perspektif yang berguna. Mencatat leverage, margin, ukuran posisi, harga likuidasi, stop loss, target, dan hasil akhir dapat mengungkap struktur posisi mana yang cenderung sesuai dengan pendekatan seorang trader dari waktu ke waktu.
Trading dengan leverage di Toobit
Toobit Futures memberi trader akses ke pasar futures kripto dengan fleksibilitas untuk mengambil posisi long atau short serta menyesuaikan leverage sesuai pengaturan kontrak yang tersedia.
Sebelum membuka posisi, trader dapat meninjau detail kontrak, persyaratan margin, mode margin, harga likuidasi, dan informasi lain yang ditampilkan pada antarmuka perdagangan. Menilai faktor-faktor ini secara bersamaan memberikan konteks yang lebih lengkap daripada hanya berfokus pada angka leverage maksimum.
Kesimpulan
Toobit menawarkan leverage hingga 200x pada futures kripto yang memenuhi syarat dan hingga 500x pada emas, sehingga trader memiliki beragam pilihan eksposur di berbagai pasar.
Maksimum hanyalah salah satu bagian dari perdagangan. Leverage yang sesuai untuk suatu posisi bergantung pada strategi, ukuran posisi, batas risiko, dan kondisi pasar yang melingkupinya.
Memahami bagaimana leverage berinteraksi dengan margin, likuidasi, dan eksekusi dapat membantu trader membuat pilihan tersebut dengan lebih matang, alih-alih menganggap pengaturan tertinggi yang tersedia sebagai tujuan.
Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat keuangan. Selalu lakukan riset Anda sendiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan apa pun.
